Orang Aneh

Foto saya
Setahuku aku cuma seorang wanita, punya banyak mimpi dan keinginan. Makhluk Allah yang terlalu banyak meminta padahal terlalu banyak yang sudah Sang Pencipta berikan.

Sabtu, 07 November 2009

Dieng...aem kaming !!!

"Besok kita jadi berangkat ke Dieng ya?" Teriak seorang teman ku yang bertindak sebagai panitia disambut dengan sorak sorai teman-teman ku yang lain, termasuk aku.

Dengan semangat pamuda yang menggelora, ku persiapkan semua perlengkapan perjalanan menuju Dieng, mulai dari baju, jaket, makanan, minuman, peralatan mandi walaupun blum tentu mandi disana nanti hehe, kotak P3K yang memuat berbagai ke
butuhan medis seperti balsem, minyak kayu putih, obat sakit kepala, obat maag, obat merah dan lain sebagainya. Tak lupa juga beberapa lembar ribuan dan recehan serta Road Map Of Dieng untuk berjaga-jaga seandainya tersesat hehehe.

Rasa nya malam yang ku lalui hari ini begitu lama sehingga tak sadar aku tertidur lelah setelah mempersiapkan semua perbekalan. Fiuuh... Terus terbayang-bayang dalam hasrat ku betapa mempesonanya kharisma alam dataran tinggi Dieng, tak sabar rasa nya menyongsong esok.

Pagi yang mempesona, sudah lama ku dambakan bisa menikmati suasana pegunungan Dieng yang menurut pengamatan orang begitu indah dan menyegarkan. Maklum aku belum pernah ksana sebelum nya, jadi begitu penasaran dengan keindahan panorama dataran tinggi Dieng yang membuat banyak orang begitu terkesima.
Ku buka dengan seberkas senyum di bibir ku, dengan perasaan menggebu-gebu dan keharuan yang mendalam karena salah satu keinginan ku yaitu berkunjung ke Dieng akan segera terlaksana. Aku bangkit dari tempat tidur ku yang nyaman segera bersiap merapikan segala keperluan perjalanan, mengecek semua barang yang akan ku bawa serta. Ahh... Rasa nya tak sabar menunggu dataran tinggi Dieng membelaikan angin kesejukan pada ku. Hihihi, begitu bahagianya aku tersenyum-senyum sendiri seperti orang gila.

Teman-teman sudah berkumpul dengan wajah yang berseri-seri, menandakan betapa girangnya mereka menanti datangnya hari ini. Sama seperti ku, mereka juga membawa banyak kebutuhan tersembunyi dalam tas masing-masing.

"Ela, kamu bawa apa aja?" tanya Arni, teman 1 kos ku.
"Hehe, biasa... Kaya kamu juga." Jawab ku

"Semua sudah kumpul?" Teriak salah seorang diantara kami

" Baiklah, hari ini kita akan berwisata ke dataran tinggi Dieng. Saya tahu kalian pasti sudah tidak sabar lagi ingin segera menikmati keindahan alam disana. Karena itu saya menghibau, agar tidak ada yang tertinggal mohon periksa barang bawaan masing-masing. Setelah itu kita bisa bersama-sama menikmati keindahan Dieng tanpa terganggu suatu apa pun." Lanjut orang itu panjang lebar.

Segera kami periksan semua barang bawaan kami agar tidak ada yang tertinggal. Semua sudah siap, saatnya melanjutkan perjalanan ke daerah dengan panorama alam yang indah "Dataran Tinggi Dieng".
Kami berangkat dengan naik motor dan saling berboncengan. Tak sabar rasanya ingin segera tiba hingga perjalanan ini terasa lama, tapi kami semua tetap dengan perasaan senang dan penasaran.

Subhanallah, sesampainya disana ku lihat betapa indahnya panorama alam Dieng ini.
Tidak menyesal aku dan teman-teman menempuh beberapa jam perjalanan dari Jogja ke Dieng untuk menikmati indah pemandangan dan kesejukan udaranya. Langung saja aku dan teman-teman ku beraksi, kami jepret sana jepret sini, action sana action sini bak foto model gadungan. tidak kami lewatkan setiap sudut indah dataran ini, setiap sudut pegunungan yang terlihat menjulang tinggi tanda keagungan Allah SWt, setiap bentuk candi yang kokoh berdiri tanda kebesaran Allah SWT, setiap hamparan sungai yang terbentang menandakan betapa karunia Allah SWT melebihi ciptaan NYA.

Aku hanya bisa tersenyum, dengan mata basah walaupun tak sampai menetes. Betapa indahnya... Terus menerus ku kagumi keindahan dan kebesaran Penciptanya. Aku terlarut dalam rasa kagum ku, dalam lamunan ku betapa bahagia nya seandainya semua daerah di indonesia masih alami dan natural seperti ini.

"Mbak, maaf mbak..."
Ada seseorang menepuk bahu ku. Aku tersadar...
"Maaf mbak, bisa tunjukkan karcis nya...?"
Haaah.... aku tercengang, tiba-tiba semua yang terjadi musnah begitu saja. Dimana keindahan alam Dieng yang ku rasakan tadi? Dimana sejuk udara yang ku hirup dengan penuh kelegaan tadi? Semua nya sudah berganti.

Astaghfirullah, ternyata semua keindahan dan kesejukan tadi adalah bunga mimpi yang bersarang dalam kalbu ku. Betapa ingin nya aku ke menikmati bersama teman-teman ku yang berangkat hari ini, berbuah menjadi bunga tidur semata. Karena sekarang aku berada di dalam sebuah kereta yang membawaku menuju suatu tempat, tapi bukan Dieng. Rasa kecewa ada dalam benak ku, namun apalah daya semua itu ternyata hanya mimpi semata.

6 komentar:

Chan mengatakan...

Komment udah...

Ha ha ha....

Chan mengatakan...

Dua malah...komenya

Ke Dieng ga ajak2....
klo loe yang ngajak!...

mm...




PASTI GAK IKUT!
wkwkwk...ckckck..

ilmu inspirasi air mengatakan...

wupz hamparan ciptaan sang Ilahi rabbi memang selalu membuat terkagum yupz sis... tapi btw, sis beneran udah ke dieng atau cuma mimpi? dalam postingannya kayana deskriptif sekali melukiskan keindahan alam dieng, tapi kuq ujung posting ternyata mimpi... '???' ^_^
berkunjung ke ilmu_air juga jika berkenan

lanang celup mengatakan...

@chan,
asem lah dirimu ne, orang lagi sedih malah tambah di ece...awas yo pembalasan q...
sape juge yang mo ngajak elu...sooorrraaay yaaw...

@ilmu Inspirasi air,
cuma mimpi ni mbak, wong rencana nya minggu 8/11/09 mo ikut kDieng ndak jadi karena ada urusan yang laen, padahal Ela dah browsing2 semua tentang Dieng...huweee...

Nophie mengatakan...

Hadegh........ Dh serius2 bc eh tyt o tyt cm mimpi. Tp tenang la, aku yg dr lahir n tinggal di jawa, lum pnah kedieng, pdhl dkt dr tptku dpd dr jgj....wkekekek

lanang celup mengatakan...

@nophie,
Gyahaha ni q juga mpe ngiler gara2 ngidam ke Dieng hehe...
wah boleh lah kapan2 kita jalan2 kDieng bareng2, makin rame makin asyik tuh...

Know Me

 |